Senin, 16 Juli 2012
Naik Bus Gratis
Kemarin janjian sama temen dan rencananya sih mau naik busway. Tapi belum lagi masuk ke dalam halte busway gue melihat banyak kerumunan orang di dalam sana. Berdasarkan pengalaman gue kerumunan seperti itu hanya berarti satu hal. Busway-nya pasti lama banget gak lewat-lewat entah terkena macet dimana. Jadilah gue terpaksa menggunakan alat angkutan umum lainnya dari pada kelamaan menunggu dan telat ketemuan sama temen. Baru beberapa jam kemudian gue mengetahui kalau ada acara GRATIS SEHARIAN NAIK BUSWAY. Ya ampuuun, pantesan aja orang-orang banyak banget memenuhi halte busway. Untung aja gue mengikuti naluri bertahan hidup di busway dan memilih naik angkutan umum lainnya. Kalau enggak manyun deh gue.
Lho? Memangnya kenapa gue memilih angkutan umum lain yang bukan hanya jadi lebih ribet tapi juga lebih mahal ketimbang naik busway mumpung gratis?
Begini ya, para pembaca. Penumpang busway itu terkenal ganas dan mau menang sendiri (gak bohong. kalau lagi buru-buru gue pun bisa seperti itu). Kalau membayar aja seperti itu gimana kalau gratis? Kebanyakan orang pasti ingin memanfaatkan momen namanya aja mumpung lagi ada. Sementara armada yang ada gak mencukupi dan kalaupun cukup, emang petugasnya gak boleh istirahat? Tapi orang yang mengantri untuk naik busway mumpung gratis kan tetap berdatangan terus. Apalagi menuju tempat-tempat wisata seperti Ragunan, Ancol, bertepatan menjelang hari-hari terakhir liburan anak sekolah. Dan kalau gue mesti bersaing sama mereka mah mendingan gak usah deh.
Yang gue lagi mikir, ada gak sih pengumuman resmi ya bakal ada acara naik busway gratis di hari sebelumnya? Kalau sudah seperti ini, simpati gue sama keluarga yang membawa anak-anak kecil. Karena pasti busway dalam keadaan penuh sesak dan boro-boro deh bisa merasa nyaman. Tapi namanya juga lagi enjoy liburan ya jadi mungkin dinikmati aja desak-desakannya sama penumpang lain.
Jadi, kalau sedang menuju halte busway dan melihat ada antrian orang yang banyak banget mungkin sebaiknya mengurungkan niat untuk menggunakan busway. Tapi, itu sih terserah masing-masing ya... Hehehehe, kalau gue mendingan gak usah deh walaupun gratis.
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

ternya gak bikin nyaman juga ya..
BalasHapusamat sangat tidak nyaman
BalasHapus