Dear all, selamat merayakan Natal ya :-). Untuk yang lain, selamat berlibur dari naik angkot ;)
Senin, 24 Desember 2012
Kamis, 20 Desember 2012
Tiket Busway
Kalau sudah membeli tiket busway, apa yang biasanya kita lakukan?
Biasanya begitu di robek sama petugas pasti tiket itu langsung kita buang dengan sukses di tong sampah. Tapi sekarang gue memutuskan untuk menyimpan tiket tersebut sampai gue tiba di tujuan. Kenapa?
Seorang sepupu gue mengalami kecelakaan ketika ia menggunakan kereta api. Jadi saat itu hujan gede banget dan dia terpeleset ketika turun dari bus karena licin. Kejadiannya berlangsung masih di area stasiun kereta sehingga semua biaya pengobatan dijanjikan ditanggung oleh PT KAI. Dengan syarat, sepupu gue harus mempunyai bukti kalau dia membeli tiket . Nah loh, untunglah hari itu ia masih menyimpan tiket sehingga bisa dijadikan bukti untuk claim biaya pengobatan. Prosedurnya sepupu gue bayar dulu semua biayanya dan barulah dengan tiket tersebut ia meminta pengembalian biaya pengobatan.
Kebayang dong kalau hari itu dia membuang tiket kereta seperti yang biasa ia lakukan.... Gimana caranya dia akan membuktikan kalau dia punya tiket ya? Gak tau deh. Tapi yang pasti sejak mendengar ceritanya, gue memutuskan untuk menyimpan tiket hingga sampai di halte tujuan. Setelah itu barulah gue buang tiketnya. Bukannya mengharap tertimpa kecelakaan atau semacamnya. Tapi, setiap pengguna TransJakarta kan dilindungi oleh asuransi juga. Dan lagi mikir aja seandainya gue mengalami yang dialami sepupu gue...bagaimana gue bisa mengklaim biaya pengobatan jika gak punya tiket?
Hanya pemikiran di pagi hari... Selamat beraktivitas ya semuanyaaaa....
Biasanya begitu di robek sama petugas pasti tiket itu langsung kita buang dengan sukses di tong sampah. Tapi sekarang gue memutuskan untuk menyimpan tiket tersebut sampai gue tiba di tujuan. Kenapa?
Seorang sepupu gue mengalami kecelakaan ketika ia menggunakan kereta api. Jadi saat itu hujan gede banget dan dia terpeleset ketika turun dari bus karena licin. Kejadiannya berlangsung masih di area stasiun kereta sehingga semua biaya pengobatan dijanjikan ditanggung oleh PT KAI. Dengan syarat, sepupu gue harus mempunyai bukti kalau dia membeli tiket . Nah loh, untunglah hari itu ia masih menyimpan tiket sehingga bisa dijadikan bukti untuk claim biaya pengobatan. Prosedurnya sepupu gue bayar dulu semua biayanya dan barulah dengan tiket tersebut ia meminta pengembalian biaya pengobatan.
Kebayang dong kalau hari itu dia membuang tiket kereta seperti yang biasa ia lakukan.... Gimana caranya dia akan membuktikan kalau dia punya tiket ya? Gak tau deh. Tapi yang pasti sejak mendengar ceritanya, gue memutuskan untuk menyimpan tiket hingga sampai di halte tujuan. Setelah itu barulah gue buang tiketnya. Bukannya mengharap tertimpa kecelakaan atau semacamnya. Tapi, setiap pengguna TransJakarta kan dilindungi oleh asuransi juga. Dan lagi mikir aja seandainya gue mengalami yang dialami sepupu gue...bagaimana gue bisa mengklaim biaya pengobatan jika gak punya tiket?
Hanya pemikiran di pagi hari... Selamat beraktivitas ya semuanyaaaa....
