Apa bedanya naik bus biasa dan busway?
Perbedaan paling utama sih mungkin dari cara ngantri dan bayar tiket. Kalau naik bus biasa gak ada istilah beli tiket... Walau denger - denger dulu sih katanya ada tiket bus untuk pelajar... Tapi gue sendiri gak pernah liat tuh...
Sekarang sejak ada busway, setidaknya kita mendapat pilihan dalam mencapai tujuan walau kenyamanan sih tergantung jam - jam kerja dan hari - hari raya tertentu.
Sehari sebelum Lebaran biasanya bus - bus biasa itu kebanyakan menghilang. Jadi, daripada membuang waktu di pinggir jalan mending langsung saja masuk ke dalam halte busway...
Yup, buat yang belum tau...halte busway terletak di tengah - tengah jalan raya. Halte tersebut melayani dua arah yang berlawanan sekaligus. Untuk melayani penumpang dari berbagai penjuru Jakarta, disediakan juga halte transit. Penumpang harus ke halte transit untuk menyambung perjalanannya ke beberapa tujuan tertentu. Jika menggunakan busway sebelum jam 7 pagi (beroperasi sejak jam 5 pagi) maka tiketnya saat ini sebesar 2000 Rupiah . Lewat dari jam 7 pagi maka tiketnya menjadi 3,500 Rupiah.
Sehari menjelang Lebaran dan saat Lebaran dan sehari sesudah Lebaran...adalah hari - hari yang paling indah. Karena kita bisa menikmati duduk didalam busway ataupun bus umum lainnya tanpa harus berdesak - desakan... Tentunya kenyamanan buat kita bisa jadi bencana buat pengelola bus... (Hehehehe...soalnya kurang penumpang ya artinya kurang setoran)
Biasanya situasi Ibukota akan kembali seperti semula yaitu penuh sesak dan macet sekitar seminggu setelah Lebaran.
Jadi, selamat menikmati kota Jakarta ketika ada hari raya Idul Fitri ataupun hari libur menjelang akhir pekan... Walau, gak janji ya kondisi nyaman bisa ditemui di halte transit busway.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir buzzers :)