Seumur-umur gue tinggal di Jakarta, sudah beberapa kali gue berada dalam bus yang harus melewati daerah kerusuhan
Tapi asli baru pas tanggal 19 Juni 2011 kemarin gue melihat sendiri bagaimana orang kalau sudah kesurupan tuh gak peduli keselamatan dirinya sendiri. Jadi boro-boro mikir keselamatan orang lain.
Di area Pasar Rumput Jakarta itu mereka pelaku kerusuhan saling melempar batu, petasan dan apa saja ke pihak lawan. Busway yang gue tumpangin sempat berhenti sebentar. Mungkin supirnya tengah menimbang apa yang harus ia lakukan. Mundur rada susah ya... Jadi setelah ia memberitahu supir busway yang lain, sang supir pun langsung tancap gas menerobos orang-orang yang tengah berkelahi itu.
Hasilnya busway yang gue tumpangin ini ditimpukin batu. Untungnya kacanya tidak ada yang pecah. Penumpang cewek di dalam sudah pada menjerit-jerit. Jeritannya terbagi dua pihak. Yang satu minta supirnya berhenti. Yang lain minta supirnya terobos saja. Kalau perlu tabrak saja para pelaku kerusuhan tersebut.
Jujur saja, gue rada lega sih bus yang gue tumpangin berhasil lewat tanpa ada yang luka-luka di dalamnya.
Tolong dong aparat yang berwenang...kayaknya daerah Pasar Rumput itu hobi banget berantem... Dan setelah itu mereka merusak fasilitas umum. Ini hasil dari kerusuhan Minggu malam itu... Siapa yang rugi, coba? Mungkin bukan mereka yang gak pernah mempergunakan dan tidak mau peduli sama orang lain. Atau karena selama ini tidak dipedulikan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir buzzers :)