Selasa, 23 Agustus 2011
Cerita lain
Kali ini gue mau sharing aja sedikit cerita dari seorang kenalan mengenai angkutan umum yang gak murah-murah banget yaitu pesawat terbang (eh, bisa khan ya gue bilang angkutan umum walau belum tentu semua orang bisa menggunakan angkutan umum ini?)
Kenalan gue yang sempat magang di maskapai penerbangan bercerita suka dukanya dalam menghadapi penumpang pesawat.
Pertama, dia belajar untuk berteriak-teriak dalam mengumumkan keberangkatan pesawat kepada para penumpang yang masih belum sadar juga kalau mereka seharusnya sudah berada di dalam pesawat. Biasanya khan suka ada pengumuman panggilan terakhir untuk penumpang. Nah, menurut kenalan gue ini...panggilan dari microphone itu gak mempan. Jadi ia harus berteriak-teriak memperingatkan para penumpang agar jangan sampai tertinggal. Singkat kata, seperti hendak naik bus dimana kenek akan sibuk berteriak-teriak memberitahu penumpang mengenai tujuannya.
Bahkan ketika dia sudah berteriak pun masih ada juga penumpang yang tertinggal dan mengomel karena merasa tidak diberi tahu.
Hehehhe, nah yang ini sebenarnya gue rada bingung juga sih. Bukan berarti gue gak pernah juga bikin gara-gara dengan menjadi penumpang yang terakhir naik. Tapi kalau dipikir-pikir lucu juga bahwa kita butuh untuk diteriakin sama orang lain agar segera naik pesawat. Padahal kalau sampai kita tertinggal khan jelas kita yang rugi karena sudah membayar untuk biaya perjalanan.
Kedua, ia dan rekan-rekannya dibuat puyeng oleh penumpang yang demen banget membawa semua barang-barangnya ke dalam kabin pesawat. Padahal kalau koper yang berat mestinya masuk ke dalam bagasi. Nah, pertanyaannya tentu kok ya bisa lolos ketika penumpang tersebut check in?
Hahaha, kalau soal yang ini gue tau banget penumpang itu khawatir kalau barang-barangnya hilang ketika diletakkan di bagasi. Apalagi kalau pesawat harus transit sebelum mencapai tujuan. Gue pernah menyaksikan bagaimana seorang pramugari harus bolak balik memasukkan barang bawaan seorang penumpang ke dalam loker di kabin. Karena si penumpang terus-terusan mengeluarkan barang tersebut dan lebih memilih memegangnya erat-erat seolah khawatir barang tersebut bisa lenyap begitu saja dari tempat penyimpanan.
Ketiga, ketemu penumpang yang ngotot untuk menggunakan handphone padahal sudah diminta untuk mematikan selama masa perjalanan. Wah, ini yang paling susah banget dibilangin.
Nah, kalau yang ini memang iya deh. Terkadang dibutuhkan keberanian penumpang lain untuk menegur sesama penumpang agar mematikan handphonennya. Susah banget pisah dari handphone dan kalau ditegur bisa lebih ngotot lagi.
Empat, menghadapi penumpang yang marah-marah akibat keterlambatan pesawat.
Kenalan gue ini harus tetap sabar dan entah akan berapa banyak kata maaf yang harus keluar dari mulutnya.
Ya mau bagaimana lagi? Walau dikatakan bahwa ada hal teknis yang memerlukan perhatian mana mau lah kita sebagai penumpang mau mengerti. Apalagi kalau terlambatnya sampai berjam-jam dan tidak ada penjelasan jelas. Jadilah kenalan gue dan rekan-rekannya menjadi sasaran kemarahan. Dan terkadang kekerasan fisik.
Yah, kurang lebih begitulah uneg-unegnya sebagai pegawai maskapai penerbangan... Sesekali kita melihat dari sudut pandang mereka sebagai pegawai :)
1 komentar:
kalo yg sampai diteriak2 in krn nggak dengar kok aku baru tahu ya ? apa krn skrg penumpang pesawat sdh menjamur spt penumpang bis ya ?.... atau perlu dikencengin dgn volume terkeras tuh microphonenya ? :) atau ini juga krn budaya penumpangnya termasuk yg suka bawa koper ke dlm pesawat dan nggak mau mematikan hadynya ? aku baru tahu soalnya, mungkin krn biasanya kalo pas ke tanah air itu, penumpangnya rata2 disiplin baik dr pas boarding, terus masalah barang bawaan juga dan mematikan handy ini nggak perlu diberitahu secara personil, lewat
btw, kemarin mo coba berkomentar tapi ditolak terus, akhirnya putus asa deh :( ..... komentarnya tak copy, tak simpan di blogku, skrg tak coba lagi, kalau nggak bisa lagi yg memang aku kurang beruntung ya, beberapa teman yg lain yg pakai blogspot juga pada sulit kalau mo berkomentar
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir buzzers :)