Jumat, 16 September 2011

Bahaya di mikrolet

Dalam dua bulan ini ada berita mengenai pemerkosaan di dalam mikrolet. Salah satu malah berujung pada pembunuhan terhadap korbannya.

Naik kendaraan umum di Jakarta memang begitulah adanya. Kita yang harus menjaga diri sendiri dan tidak bisa mengandalkan orang lain untuk membantu. Buat yang belum pernah naik mikrolet, ini kurang lebih gambarannya.







Seperti yang elo lihat, penumpang bakal sulit untuk mencari jalan keluar yang cepet kalau sudah duduk di dalam. Kalau ada yang berniat jahat dan mereka lebih dari satu orang, biasanya mereka akan duduk di dekat pintu untuk memblokir jalan keluar.


Biasanya gue lebih memilih untuk duduk di sebelah supir. Tapi ini pun gak menjamin bahwa elo bakal aman 100%. Kadang ada pengemis yang langsung bergelayutan di mikrolet dan jreng nodong orang yang duduk di depan. Gangguan berikutnya bisa dari supir yang ngomong seenak jidatnya dan kadang menjurus ke pelecehan.

Tips lainnya, jangan naik mikrolet yang kacanya gelap dan sepi penumpang. Mikrolet biasanya melalui jalan-jalan sepi di perumahan penduduk sehingga resiko untuk ditodong memang tinggi.

Masalahnya kalau lagi buru-buru, siapa yang mau memperhatikan tuh kacanya gelap apa enggak. Terkadang kita sudah berusaha tidak menarik perhatian dengan mengeluarkan handphone ataupun dompet, tidak menggunakan perhiasan berlebihan pun masih juga bisa jadi sasaran perampokan.

Harus lebih ekstra hati-hati dan banyak-banyak berdoa.

3 komentar:

Unknown mengatakan...

Ketidak mampuan Polisi menjalankan tugas sesuai moto mereka : Melindungi dan Melayani menyebabkan semua penjahat semakin meraja lela.

Konyolnya Gubernur kota kita menyalahkan wanitanya dan sarankan akan tidak pakai rok mini supaya tidak membuat nafsu laki2.

Rie mengatakan...

Aku malah nggak suka duduk di depan, apalagi deket supir. Soalnya kalo penuh, bisa mepet ke supirnya tuh. Dan bikin nggak nyaman kalo deket persneling.

Biasanya kalo mau naik angkot, suka dilihat dulu penumpangnya. Kalo tampak mencurigakan, mendingan nggak jadi.

Ria Tumimomor mengatakan...

@Harry : ya, tentunya kita semua tau apa kesibukan dari sebagian besar polisi

@Rie betul sekali. emang jadi serba salah yeee :(

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir buzzers :)