Suka heran kan kenapa penumpang bus itu suka nekat dan keukeuh untuk tetap naik angkutan umum yang sudah jelas penuh banget? Atau melihat penumpang yang padat buanget di kereta api...bahkan mereka menumpuk di atas badan kereta... Biarpun sudah dibilang kalau itu berbahaya tapi orang tetap tidak peduli.
Bukannya orang-orang gak sadar akan bahaya yang menghadang. Khawatir tidak akan ada angkutan berikut yang bisa mengangkut membuat orang nekat untuk naik aja ke angkutan yang sudah super padat. Soalnya, siapa yang bisa jaminan angkutan yang datang berikut tiba tepat waktu? Iya kalau datang, kalau enggak? Sementara semua orang berburu dengan waktu untuk mencapai tempat tujuan mereka. Kebanyakan dari orang-orang nekat itu adalah para pekerja yang berjuang agar tidak terlambat ke kantor. Menghindari penilaian jelek akan dirinya akibat datang terlambat. Yeah, gue tau karena pernah berada dalam kondisi serupa. Gak sampai naik ke atap kereta sih, tapi pernah juga gue bergelantungan di pintu demi sampai ke kantor.
Kita semua tahu kok resiko dari mengambil keputusan untuk melanggar peraturan yang ada untuk mencapai tujhuan. Kita gak bangga dan gak berusaha mencari pembenaran dari alasan kenapa kita melanggar peraturan. Dan ketika kita menyiarkannya pada orang lain maka perlu disadari tanggapan orang tidak akan sama. Gak semua orang akan iya-iya aja mengerti kenapa kita sampai melanggar peraturan. Karena begitu kita melanggar, kita sudah merusak keteraturan yang seharusnya ada. Dan akibatnya bisa aja dirasakan oleh orang lain. Dan tentu aja mereka jadi bete dan gak mau tau apapun alasan dari tindakan kita.
Jadi bersikap dewasa aja deh dan bertanggung jawab atas tindakan sendiri. Gak usah mewek dan misuh-misuh berusaha mencari persetujuan kesana kemari dari perbuatan kita yang melanggar peraturan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir buzzers :)