Rabu, 31 Oktober 2012

Kejahatan di Taksi


Beberapa hari ini berita perampokan di dalam taksi kembali beredar dan tentu saja ini membuat resah. Apalagi penumpang cewek yang sepertinya selalu jadi sasaran empuk.
Postingan hari ini hasil kutipan gue dari harian Warta Kota yang terbit tanggal 31 Oktober 2012.

Pertama membicarakan soal modus perampokan di taksi. Kita sebagai penumpang tentunya ingin tahu bagaimana modus para supir taksi yang bekerja sama dengan perampok ini:
1. Sopir menghentikan kendaraan.
Biasanya nih mereka menghentikan kendaraan di jalan sepi yang tidak ada mobil lain lalu lalang dan boro-boro ada orang lain.
Alasannya bisa macem-macem dan begitu mobil berhenti maka beberapa orang tahu-tahu masuk ke dalam taksi.



2. Penjahat di dalam taksi
Sopir taksi bersama penjahat sudah berada di dalam taksi. DUa rekan sopir bersembunyi di jok bagasi. Dan begitu penumpang masuk, sopir menjalankan taksi dan kedua penjahat itu muncul dari balik jok

3. Sopirnya yang menodong langsung penumpangnya pada saat dalam perjalanan, terutama di lokasi sepi.


Dari harian Warta Kota juga, diberikan tips aman untuk naik taksi bagi wanita:
1. Pilihlah perusahaan taksi yang bisa dipercaya
Yah, ini gak jaminan juga sih. Mungkin si supirnya gak merampok atau bekerja sama dengan perampok. Bisa juga mereka melakukan pelecehan seksual. Atau ngeyel selama perjalanan dengan tidak mendengarkan keinginan penumpang.
Jadi, waspada tetap perlu.

2. Lebih baik memesan taksi via telepon

3. Bila terpaksa menyetop di jalan pastikan menunggu di tempat yang aman

4. Perhatikan dengan seksama logo perusahaan taksi agar tidak terkecoh karena banyak yang mirip.

5. Catat nomor pintu dan pelat nomor kendaraan dan nama taksi serta sopir
Biasanya gue broadcast di twitter dan Facebook juga nih

6. Informasikan juga data2 diatas pada keluarga atau teman terdekat

7. Hindari tertidur dalam taksi

8. Bila sopir tiba-tiba menepikan taksinya dengan tiba-tiba, tegur dan larang sopir itu. Kalau alasannya ban kempes mintalah ia untuk menepi di jalan yang ramai

9. Apalagi sopir taksi berhenti segera keluar dari taksi
Gue pernah mengalami ini karena si sopir katanya mau buang air kecil. Terpaksa deh gue ikut keluar dan menunggu di dekat taksi. Paling enggak gue bisa langsung kabur kalau ada apa-apa.

10. Jika sopir terlalu sering melihat anda dari kaca spion maka patut dicurigai karena bisa saja sopir tersebut berniat jahat

11. Jika anda menjadi korban kejahatan hubungi Call Center Polisi di 112 atau sms ke 1717

12. Jangan menggunakan taksi yang berkaca gelap dan jangan menggunakan taksi yang nopolnya dilumuri cat gemuk

1 komentar:

swastikagie mengatakan...

minggu lalu salah seorang staff di kantor nyokap juga kena kejahatan di taksi. dia dari rs mitra kemayoran mau pulang ke taman rasuna. biasa sih naik burung biru, nggak tahu kenapa malam itu dia naik taksi sembarangan di depan rs. ipad, iphone, bb, uang di dompet, di atm semua ludes, alhamdulillah nggak ada pelecehan seksual cuma nggak boleh lapor polisi karena di ancam. sekarang mah kalau mau naik taksi saya nelpon aja.

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir buzzers :)