Rabu, 21 November 2012
Pemisahan Tempat Duduk
Entah beberapa waktu yang telah lewat, ditetapkan pemisahan tempat duduk untuk wanita dan pria. Jadi begitu masuk ke dalam bus, yang cewek langsung menuju area depan bus sementara yang cowok di harapkan langsung ke area belakang.
Pemisahan ini dilakukan karena banyak pengaduan tentang pelecehan seksual di dalam busway. Awalnya banyak yang protes tapi lama kelamaan orang males juga ribut tanpa ada tanggapan. Peraturan dibuat, mau suka atau enggak yang penting jalan terus.
Setiap kali penumpang masuk, terutama di jam-jam sibuk maka petugasnya pasti langsung wanti-wanti agar penumpang masuk ke area yang sudah ditentukan. Apakah lantas dituruti? Oh, belum tentu.
Terkadang ada cowok yang sebodo amat duduk di area untuk perempuan. Entah karena ada pacar atau tengah bersama seseorang sehingga malas berpisah. Tapi ada juga yang memang sendirian dan gak bisa lihat kursi kosong plus si petugas gak memperhatikan. Yah, gue dan juga pasti banyak cewek-cewek pengguna busway yang sebodo amat sama peraturan pas ngeliat ada kursi kosong nganggur. Gila apa, kursi kosong dicuekin apalagi di jam-jam sibuk?
Jadi, terkadang gue suka kasihan juga melihat ada penumpang cowok yang ditegor sama penumpang cewek karena memasuki area tempat duduk cewek. Yang langsung gak enak hati sih biasanya buru-buru kabur dan pindah ke area tempat duduk cowok. Tapi tentu saja gak semua seperti itu. Beberapa hari yang lalu menjelang libur panjang; keributan terjadi karena masalah ini. Busway susah didapat, orang sudah kayak ikan pindang didalam bus. Ada beberapa cowok yang masuk ke area tempat duduk cowok dan kena tegor. Sepertinya sih penumpang juga yang menegur dan salah satu cowok yang nyasar di area cewek ini gak terima. Merepetlah dia nonstop selama 5 menit. Gue hitung-hitung hampir 7 menit malah. Dia hanya berhenti untuk mengambil napas dan lanjut lagi ngomel-ngomel. Macem-macemlah yang dibilang, seperti bus lagi penuh dan siapa yang peduli dengan aturan cowok dan cewek and so on. Bisa dimengerti sih dia ngomel karena bus memang penuh banget. Tapi tetap aja mendengar orang mengomel nonstop di tempat umum itu benar-benar menjengkelkan.
Jadi kalau mau menegor sesama penumpang, diharap siap mental ya. Karena umumnya orang akan menyalak balik. Dan efeknya bikin pusing orang lain yang harus mendengar omelan gak penting itu.
Kesimpulannya: pemisahan tempat duduk ada baik dan ada buruknya; seperti semua hal yang terjadi di dunia ini.
8 komentar:
Pemisahan tempat duduk bagi yang negatif thinking pasti dianggap diskriminasi ya... :)
iyalah. Mereka merasa disama ratakan dengan para pelaku pelecehan seksual tersebut
kalo mau negur penumpang yang lain harus sedia golok, celurit, atau linggis.. :D
yg mau ditegor juga udah pasang aura senggol bacok loh :)))
tidak jauh berbeda dengan keadaan di KRL
Ya memang diskriminasi kok.. penumpang wanita bebas di mana saja.. penumpang pria dikandangin di belakang saja.. kalo peraturannya wanita hanya di area depan, pria hanya di area belakang.. baru adil
angkutan umum dimana2 ya sama aja ya
peraturannya memang gitu kok... Penumpangnya aja yg melanggar, baik pria maupun wanita...
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir buzzers :)