Jumat, 10 Mei 2013
Pemisahan Tempat Duduk (LAGI)
Akhir-akhir ini gue sering membaca di media online betapa banyak cowok-cowok yang asli bĂȘte banget dengan pemisahan tempat duduk ini. Banyak di antara mereka yang mengeluh mengenai penumpang cewek yang main masuk ke area penumpang pria. Buat yang penasaran memangnya busway kayak apa sih sampai penumpang cewek nekat masuk ke area penumpang cowok?
Gak semua busway punya standar bentuk yang sama di Jakarta ini. Busway pertama yang hadir hanya punya pintu di sebelah kanan dan kiri yang keduanya terletak di bagian tengah busway. Jadi penumpang hanya bisa keluar dan masuk dari pintu tersebut. Ada juga busway yang punya pintu di belakang dan depan. Teorinya sih bagian belakang untuk penumpang keluar. Tapi prakteknya penumpang keluar masuk sesuka hati aja, sesuai kebutuhan.
Nah, badan busway yang mempunyai pintu di bagian belakang dan depan ini hanya punya sedikit tempat duduk untuk ditempati para cewek di area depan. Sementara bagian belakang busway yang untuk cowok itu bisa ditempati lebih banyak penumpang.
Okay, berhubung gue cewek bukan berarti gue membela cewek-cewek begitu aja. Sekarang pikirin deh, untuk busway yang area depannya itu sempit banget ya gue gak bisa salahin juga cewek-cewek itu langsung kabur ke area tempat duduk cowok. Saking sempitnya, untuk berdiri aja susahnya setengah mati jadi boro-boro bisa duduk? Untuk busway yang berwarna abu-abu, gue harap sih cowok rada-rada pengertian dikit yeee… Sempit booo di bagian depan. Apa karena sempit kita penumpang cewek yang udah keburu naik itu harus turun lagi? Memangnya bisa turun lagi? Bergerak aja susah, boro-boro mau keluar untuk turun lagi.
Tapi kalau untuk busway yang area bagian depan hampir sama luasnya dengan area bagian belakang, yah…gue gak bisa salahin juga kalau penumpang cowok sampai nyolot akibat adanya penumpang cewek yang masuk dan duduk kesana. Gue pernah melihat bapak-bapak yang langsung duduk di bagian tempat duduk cewek dan ditegur oleh petugas. Terpaksalah si bapak ini pindah (dengan perasaan gak rela tentunya) menuju area untuk pria. Dan begitu dilihatnya banyak penumpang cewek dengan enaknya duduk dan tidur di sana, mulailah dia mengomeli si petugas busway. Masalahnya ya pak, lebih bahaya negor cewek daripada negor cowok di tempat umum. Huahahahha… I know that, been there myself. Tapi yah, tergantung orangnya juga sih. Gak cewek gak cowok, gue rasa gak ada yang suka di tegor orang lain di tempat umum. Walau mereka memang jelas-jelas salah.
Mengapa penumpang cewek seneng menyerobot di area penumpang cowok? Katanya sihhh, karena penumpang cowok suka gak enak hati dan akhirnya memberikan tempat duduknya dengan suka rela. Ah, bukankah cewek itu manipulator yang hebat? Hahahaha, makanya mereka ke tempat duduk cowok karena tahu sesama penumpang cewek gak bakal terbujuk dengan tatapan memelas sesedih apa kek. Kecuali (MUNGKIN) untuk ibu hamil dan manula dan penumpang yang membawa anak.
Ada yang ngusulin gimana kalau sekalian aja dibikin busway khusus cewek. Gampang aje ngomongnya. Gimana ngantrinya nanti? Gue gak bisa membayangkan rusuhnya kayak apa di halte busway begitu tahu hanya penumpang perempuan yang boleh naik. Apa antriannya dipisah juga? Cape dheee…
But anyway, selama ini gue masih cukup konsisten untuk tetap berada di area penumpang cewek betapa pun penuhnya disana. Males lah nyari ribut pagi-pagi pas mau ngantor dan apalagi pas udah capek di sore hari. Lagian terserah yang ngatur aja deh, mau dipisahin kek, mau digabungin lagi kek… Yang penting pas butuh, ada busway !
2 komentar:
"bukankah cewek itu manipulator yang hebat?" <--- huahahaha....setojoooh, no wonder banyak "drama queen" di kancah kehidupan ini
Lebay drama queen :)
Posting Komentar
Terima kasih sudah mampir buzzers :)