Senin, 04 April 2011

Aneh banget deh...

Namanya aja naik kendaraan umum yang mempertemukan kita dengan banyak orang dengan berbagai kelakuan.

Jadi ya jangan heran kalau sesekali dalam perjalanan hidup kita yang menggunakan kendaraan umum itu kita bakal ketemu sama orang yang rada error. Dan parahnya lagi, orang ini secara sepintas gak terlihat error.




Seperti waktu gue masih kuliah. Di sebelah gue duduklah seorang cewek yang kelihatannya juga anak kuliahan. Dia duduk dekat jendela dan tidak butuh berapa lama bagi gue untuk mendengar suara sesuatu yang dibenturkan ke jendela. Maka menengoklah gue dan menemukan kalau si cewek itu sedang membentur-benturkan kepalanya ke jendela bus.

Bengong? Jelaslah. Gue memandang dengan was-was ke arah cewek itu sambil mengira-ngira kenapa lagi nih orang? Lalu terdengar dia menceracau sendiri yang kalau gue tangkap dari sebagian kata-kata yang terdengar itu dia lagi berantem sama pacarnya. Dan dia bertanya-tanya kepada dunia, mengapa oh mengapa cowoknya memperlakukan dia sedemikian rupa.

Gue mulai melirik ke kanan dan kekiri namun sayang sekali, tempat duduknya penuh semua. Jadi sudah tidak mungkin gue bisa minggat ke tempat duduk lain dan menghindari cewek ini... Untunglah beberapa menit kemudian dia sudah sampai di tempat tujuan jadi gue gak perlu berlama-lama menyaksikan dia menyiksa diri sendiri.


Beberapa hari yang lalu gue juga ketemu sama cewek yang rada aneh. Jadi ceritanya gue mau ke jalan Sudirman dan sebekum gue sampai di halte busway eh ada bus biasa yang lewat. Berhubung gue udah lama gak pernah naik bus biasa gue jadi rada gak yakin bus ini beneran gak lewat Sudirman. Jadi gue tanyalah sama si kenek dan dijawab iya, memang lewat dan karenanya gue langsung naik. Pas di dalam gue liat kebanyakan tempat duduk sudah terisi dan gue lagi gak kepingin duduk di area belakang bus. Akhirnya gue memilih duduk di sebelah seorang cewek yang kelihatannya lebih mudah dari gue beberapa tahun lah. Nah, beres deh semuanya... Yah, setidaknya begitulah yang gue kira

Setelah duduk tenang selama 15 menit tau-tau nih cewek ngomong gini ke gue,"Mbak, bus ini ke Pondok Indah Mall loh..."

Gue sempat menatap dengan pandangan penuh tanda tanya. Maksud gue...yah, gue tau ini bus tujuannya mau kemana terus siapa juga yang nanya sama dia? Jadi, gue masih wajah datar aja dan gue jawab,"Iya...saya tahu..."

Lalu kita sama-sama diem lagi hanya untuk beberapa menit sebelum akhirnya dia ngomong lagi sama gue dengan tersenyum,"Mbak, kalau mau ke bandara mending naik bus Damri ajah..."

Lah, gue kan ngerasa...apa siiiih? Dengan rada kesel gue bilang sama dia gue gak bermaksud pergi ke airport! Dan ampun deh, emang gue nanya ya?

Pfff, mungkin dia hanya bermaksud basa basi tapi pilihan caranya itu bener-bener aneh bin ajaib?

4 komentar:

Rie mengatakan...

Itu blm seberapa parah, kayaknya. Dulu gw pernah naik angkot yg kosong (lg males nunggu angkot yg ada penumpangnya). Di tengah jalan, naiklah seorang gila yg nggak keliatan gila, melainkan kyk tukang becak. Makanya gw adem2 aja.

Eh, tiba2 dia bicara yg aneh2. Dan nanya ke gw, "Namanya Siti Komariah ya?" Dan entah dia ngomong apa lg sama gw.

Hari sial gw tuh. Untungnya dia ngomong doang, nggak sampe ngapa2in gw.

Ria Tumimomor mengatakan...

huahahaha, itu mah bener2 apes.... Untung dia gak ngajak elo nari2 :D

Unknown mengatakan...

Itu sih belum seberapa gila, mbak. Aku dulu waktu masih sma pernah naik angkot. Di depan aku ada cowo, mungkin 10 thn lbh tua dari aku. Berhubung tujuan aku jauh jadi org2 sblm aku dah pada turun. Nah setelah org2 pada turun, tuh cowo gila ikutan turun. Tp yg diturunin adalah resleting celana dia. Dan ya tuhaaann (aku selalu pengen muntah kalo inget kejadian itu) dia memamer2kan (maaf) alat kelamin dia. Aku mau teriak eh dia pasang muka mengancam. Jadinya aku terpaksa diam sampai ada penumpang baru yg naik :(

Ria Tumimomor mengatakan...

hidiih, serem amatttt.... :((((((

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir buzzers :)