Kamis, 07 Juli 2011

Cerita Iseng

  
  Berapa banyak sih sebenarnya penumpang bisa muat di dalam taxi atau bajaj?

Kayaknya ada deh peraturan bahwa gak boleh lebih dari 4 orang di dalam taksi. Karena gue inget ada supir taksi yang pernah bilang dia bisa didenda sama polisi kalau mengangkut lebih dari 5 orang. Sementara buat Bajaj, ya mestinya sih ada ya batas maksimum berapa banyak penumpang yang bisa diangkut.




Kalau kalian udah pernah liat bajaj kayak apa maka pastinya tau banget dong gak mungkin lebih dari 3 orang bisa muat di dalam Bajaj. Tapi karena kita butuh menghemat uang dan selama supirnya gak keberatan ya...ayo aja kita naik bajaj hingga 6 orang :D

Terakhir kali gue gila-gilaan naik bajaj seperti itu ketika baru lulus SMA. Sama 5 temen sekelas gue. Tentunya kita dulu jauh lebih langsing dibanding sekarang atuh. Jadi, walau si supirnya terdengar menghela napas ngeliat kita semua tapi dia gak marah atau apalah. Gue rasa dia ngerti kali kalau anak sekolah (jaman dulu kali yeee) gak punya duit jajan terlalu banyak. Dia cuman ketawa dan membiarkan kita rame naik ke dalam bajaj dan berusaha mengatur posisi supaya 6 orang ini bisa masuk semua. Untung aja buat kita semua ban bajaj itu gak sampai kempes.

Di waktu lainnya ketika gue masih kuliah pernah juga tuh seperti itu. Saat itu di terminal Grogol Jakarta Barat, gue tengah bosen menunggu bus yang gak datang-datang juga. Sementara orang lain yang berdatangan untuk naik bus yang sama itu semakin banyak. Mana udah malem pula. Eh, tau-tau ada cewek (lebih tua sedikit dari gue) menghampiri dan bertanya apakah tujuan gue ke area di Jakarta TImur? Gue mengiyakan karena pikiran gue toh gak alamat rumah yang ditanya. Ia lalu bertanya apa gue mau patungan naik taksi sama dia? Berhubung udah malem dan gue udah bosen nunggu tuh bus, gue langsung mengiyakan. Terus bareng sama dia, kita pun mencari calon penumpang lain yang bisa diajak patungan naik taksi bareng. Dia berhasil mendapatkan 4 orang lagi yang tujuannya searah. 

Kita pun keluar dari terminal dan memanggil taksi yang lewat. Kebayang gak sih berlima berusaha nyempil sana sini di taksi? Untung supirnya gak keberatan. Cewek yang mengkoordinir acara patungan ini duduk di depan karena tujuan dia yang paling akhir. Gak bisa kebayang gimana lega-nya gue begitu sampai di tujuan karena udah keram tuh kaki. Abis bayar bagian patungannya gue pun langsung cabut. Baru sekarang gue terpikir aneh juga kita tidak pernah ketemu lagi satu sama lain sejak kejadian itu hingga hari ini.

*Kalau sekarang sih gue gak menganjurkan deh untuk patungan naik taksi dengan orang yang tidak dikenal. Mendingan karatan nunggu bus daripada dirampok sama orang yang tidak dikenal yang memanfaatkan situasi kita*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir buzzers :)